Suara.com - Pemerintah Palestina mengatakan, Selasa (8/11/2016), pihaknya akan membuka Museum Yasser Arafat di kota Tepi Barat, Ramallah, pada Rabu (9/11/2016). Upaya ini untuk memperingati tahun ke-12 wafatnya Presiden Palestina itu.
Berbagai tokoh penting, termasuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmad Abul Ghait dan pendahulunya, Nail Al-Arabi, serta Perdana Menteri Jordania Abdel Salam Al-Majali dilaporkan akan hadir pada upacara pembukaan.
Proyek pembangunan museum itu dijalankan oleh Yayasan Yasser Arafat.
Direktur yayasan, Ahmad Suboh, mengatakan kepada Xinhua bahwa kehadiran Abul Ghait dan para pejabat Arab lainnya menunjukkan solidaritas Arab terhadap misi Palestina.
"Partisipasi ini merupakan pesan bahwa misi Palestina masih menjadi misi utama kalangan Arab dan sangat dihargai," kata Suboh.
Museum bertingkat dua yang berada di atas tanah seluas 2.600 meter persegi itu mulai dibangun pada 2010 dengan menghabiskan dana sebesar tujuh juta dolar AS (Rp91 miliar).
Museum diisi dengan 120 lukisan dan koleksi pribadi Arafat, termasuk Hadiah Nobel untuk Perdamaian yang diterimanya setelah penandatangan Kesepakatan Oslo antara Organisasi Pembebasan Palestina dan Israel pada 1993.
Museum akan mulai dibuka untuk umum pada Kamis.
Yasser Arafat, presiden pertama Palestina, wafat pada 11 November 2004 dalam usia 75 tahun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan