Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang, Banten, Kamis (10/11). [suara.com/Oke Atmaja]
Hingga berita ini diturunkan, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar belum terlihat di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/11/2016).
Kemarin, KPK mengundang Antazari sebagai bagian dari syukuran atas kebebasan Antazari dari Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Tangerang, Banten. Sebelumnya, Antasari menjalani hukuman atas kasus otak pembunuhan bos PT. Putra Rajawali Banjaran, Nasarudin Zulkarnaen, yang dituduhkan kepadanya.
Acara hari ini, antara lain dibuat untuk ajang silaturahmi Antasari dengan para pegawai dan pimpinan KPK.
Menurut agenda, Antasari seharusnya sudah datang pada pukul 14.00 WIB. Namun sampai pukul 14.55, dia belum terlihat.
Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengakui kedatangan Antasari masih tentatif.
"Masih tentatif karena jadwal beliau masih padat," ujar Yuyuk.
Antasari merupakan ketua KPK zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia terjerat kasus di tengah semangat-semangatnya untuk mengungkap skandal korupsi yang terjadi zaman itu.
Kemarin, KPK mengundang Antazari sebagai bagian dari syukuran atas kebebasan Antazari dari Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Tangerang, Banten. Sebelumnya, Antasari menjalani hukuman atas kasus otak pembunuhan bos PT. Putra Rajawali Banjaran, Nasarudin Zulkarnaen, yang dituduhkan kepadanya.
Acara hari ini, antara lain dibuat untuk ajang silaturahmi Antasari dengan para pegawai dan pimpinan KPK.
Menurut agenda, Antasari seharusnya sudah datang pada pukul 14.00 WIB. Namun sampai pukul 14.55, dia belum terlihat.
Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengakui kedatangan Antasari masih tentatif.
"Masih tentatif karena jadwal beliau masih padat," ujar Yuyuk.
Antasari merupakan ketua KPK zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia terjerat kasus di tengah semangat-semangatnya untuk mengungkap skandal korupsi yang terjadi zaman itu.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Antasari Azhar Wafat: Dari Ujung Tombak KPK, Jeruji Besi, Hingga Pesan Terakhir di Rumah
-
'Saya Ingin Pulang', Permintaan Terakhir Antasari Azhar Sebelum Hembuskan Napas Terakhir
-
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Tutup Usia pada 72 Tahun
-
Mengenang Antasari Azhar: Dari Jaksa Tegas hingga Ketua KPK di Era SBY yang Kontroversial
-
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia, Pimpinan KPK Melayat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan