Suara.com - Aksi main hakim sendiri kembali dilakukan kelompok ekstremis ISIS di Mosul, Irak. Kali ini, ada beberapa warga yang menjadi korban kebrutalan hukum yang diterapkan ISIS, tergantung dari 'tingkat kesalahan' masing-masing.
Sadisnya lagi, kelompok militan itu membiarkan warga sekitar, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menyaksikan eksekusi tersebut, yang dianggap sebagai bentuk peringatan.
Dalam sebuah foto yang dirilis ISIS, salah satunya, tampak seorang lelaki dijatuhkan dari atas gedung tinggi lantaran dituduh sebagai homoseksual.
Pada gambar lain, terlihat seorang lelaki dipotong tangan kanannya karena diklaim telah mencuri. Korban tampak didudukkan pada sebuah kursi lalu tangan kanannya ditaruh di meja, untuk kemudian menjalani hukuman potong tangan.
Selain itu, ISIS juga menghukum mati beberapa lelaki lainnya dengan mengikatkan pada suatu tiang, lalu kepalanya ditembak. ISIS menuduh para korban telah jadi mata-mata pihak lawan.
Dalam beberapa hari terakhir, militer Irak dan Kurdi memang terus merangsek masuk ke kota Mosul untuk menggempur wilayah yang notabene ibu kota kelompok ekstremis tersebut di Irak.
Menurut laporan setempat, puluhan warga tewas dalam dua hari terakhir setelah dituduh menyampaikan informasi kepada pihak militer Irak maupun Kurdi. ISIS mengklaim hukuman ini dilakukan untuk menegakkan hukum syariat. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki