Kegiatan napak tilas mengenang perjuangan pahlawan nasional KHR As'ad Syamsul Arifin, 13-15 Nopember 2016 akan menghadirkan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
"Mensos positif hadir, sementara Menteri Pertahanan masih dalam konfirmasi," kata Pangasuh Pondok Pesantren Slafiyah Syafiiyah Sukorejo KHR Ahmad Azaim Ibrahimy di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (12/11/2016).
Napak tilas sendiri akan dilaksanakan dengan titik berangkat dari Ponpes Raudlatul Ulum, Sumber Wringin, Kecamatan Sukowono, Jember, menuju Garahan, Jember, sejauh 55 KM mulai 14 Nopember dan berakhir 15 Nopember. Ponpes Raudlatul Ulum sendiri merupakan tempat Kiai As'ad mampir dan menginap bersama pasukan Palopor saat akan menyerbu markas tentara Jepang di daerah Silo, Garahan, pada September 1945.
"Sebelum napak tilas dilaksanakan, kami mulai dengan seminar mengenai perjuangan Kiai As'ad yang rencananya akan menghadirkan Menhan dan Mensos. Seminar akan dilaksanAkan di Ponpes Nurul Qarnain, Baletbaru, Kecamatan Sukowono, Jember," katanya.
Napak tilas itu direncanakan akan diikuti sekitar 10.000 warga. Meskipun demikian panitia tidak menekankan seberapa banyak target peserta, namun bagaimana kegiatan tersebut mampu memberikan ketauladanan dari sosok KHR As'ad kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
"Lewat napak tilas ini bagaimana generasi muda Islam bisa merasakan heroisme dan patriotisme para ulama di zaman penjajahan dulu," ujar Sekretaris Pondok Pesantren Sukorejo KH Ahmad Fadhail, SH, MH.
Ia menjelaskan bahwa napak tilas tersebut akan diikuti peserta dari bekas Keresidenan Besuki, yakni Situbondo, Bondowoso, Jember dan Banyuwangi. Selain banyak juga peserta dari luar Jawa Timur yang menyatakan akan hadir.
"Ada juga dari Jakarta, Bali dan Kalimantan. Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa," katanya.
Untuk pengamanan kegiatan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Jember yang akan mengarahkan personelnya ke lokasi acara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat