Djarot Saiful Hidayat. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melakukan kampanye di RT, RT 08 dan RT 09 di Jalan Iskandar Muda, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Kamis (17/11/2016).
Saat tiba di lokasi Posyandu, Djarot yang ditemani sang istri Happy Farida langsung menyapa warga yang telah menunggu kedatangannya.
Djarot pun menyampaikan salam bahwa pasangannya yakni calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang tidak bisa ikut melakukan kampanye di daerah tersebut.
Tak hanya itu, mantan Wali Kota Blitar itu meminta warga setempat untuk mendoakan proses hukum yang sedang dialami Ahok. Ahok kini ditetapkan oleh Bareskrim Polri menjadi tersangka atas kasus dugaan penistaan agama
"Pa Ahok kirim salam, kita doakan semoga diberikan ketabahan dan diberikan keadilan. Tapi kita tetap ikut proses Pilkada. Jangan khawatir, gusti Allah itu tidak tidur selalu melindungi siapa yang berbuat kebaikan, "ujar Djarot saat menyapa warga di lokasi.
Sontak masyarakat yang mendengar permintaan Djarot pun mendoakan mantan Bupati Belitung Timur itu.
"Amiin," kata warga yang ikut mengamini.
Meski mendapat penolakan, Djarot tetap tidak takut karena telah mendapat izin ke daerah tersebut. Menurut Djarot penolakan kampanye dari sejumlah warga dianggap belum memahami demokrasi.
"Makanya kalau ada pa RT, Pa RW disini saya nggak papa. Mereka masih belum sadar dan belum insyaf, masih memaksakan kehendak. kita nggak ingin Jakarta rusuh kita ingin berikan kedamaian,"ungkapnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat