Djarot Saiful Hidayat, memperlihatkan kemesraan dengan isteri, Happy Farida [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Calon wakil gubernur Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat, mengungkapkan kenapa hari ini kampanye bersama istri, Happy Farida, di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, padahal biasanya mereka memiliki agenda kampanye secara terpisah.
"Kebetulan saja lagi ikut kita, karena kemarin (Happy) sampai jam 20.00 WIB, kehujanan suara sampai habis. Makanya beli jeruk nipis," ujar Djarot di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (17/11/2016).
Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan setelah hari ini, Happy akan kembali kampanye secara terpisah.
"Nggak, jalan sendiri. Dia jalan sendiri kami jalan sendiri, biasanya begitu," katanya.
Jarang-jarang Djarot memperlihatkan kemesraan dengan istri. Siang tadi, dia terlihat begitu kompak. Misalnya di warung Tegal, Stasiun Kebayoran, mereka foto bareng dan suap-suapan makanan ketan.
Happy juga sesekali mengelap keringat Djarot bercucuran ketika sedang makan.
"Kebetulan saja lagi ikut kita, karena kemarin (Happy) sampai jam 20.00 WIB, kehujanan suara sampai habis. Makanya beli jeruk nipis," ujar Djarot di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (17/11/2016).
Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan setelah hari ini, Happy akan kembali kampanye secara terpisah.
"Nggak, jalan sendiri. Dia jalan sendiri kami jalan sendiri, biasanya begitu," katanya.
Jarang-jarang Djarot memperlihatkan kemesraan dengan istri. Siang tadi, dia terlihat begitu kompak. Misalnya di warung Tegal, Stasiun Kebayoran, mereka foto bareng dan suap-suapan makanan ketan.
Happy juga sesekali mengelap keringat Djarot bercucuran ketika sedang makan.
Pasangan Ahok dan Djarot didukung PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, dan Golkar. Mereka menghadapi pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Komentar
Berita Terkait
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir