- Persidangan kasus korupsi LNG Pertamina di Jakarta Pusat pada Senin (2/3/2026) diwarnai adu argumen sengit.
- Ahok diperiksa mengenai pengeluaran perusahaan sebelum ia menjabat, yang dianggapnya tidak relevan karena baru bergabung November 2019.
- Majelis hakim akhirnya menghentikan perdebatan dan meminta pengacara fokus pada periode setelah Ahok menjabat Komisaris Utama.
Suara.com - Adu argumen sengit terjadi antara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan tim penasihat hukum terdakwa dalam persidangan kasus korupsi LNG Pertamina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).
Ketegangan memuncak saat pengacara mencecar Ahok mengenai rincian pengeluaran uang perusahaan pada periode sebelum dirinya menjabat.
Ahok merasa pertanyaan yang diajukan kepadanya tidak masuk akal, mengingat dirinya baru masuk ke Pertamina pada November 2019.
"Kan ibu pengacara pintar. Orang saya belum masuk kok nanya yang kemarin, itu lucu," cetusnya dengan nada menyindir.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin mengetahui detail transaksi yang terjadi sebelum ia menginjakkan kaki di kantor Pertamina.
Namun, pihak pengacara tetap bersikeras menanyakan pengetahuan Ahok soal realisasi pembayaran kontrak Corpus Christi yang menjadi salah satu pemicu terungkapnya korupsi di perusahaan negara itu.
Ahok berkali-kali menjawab tidak tahu, namun ia tetap dicecar hingga suasana persidangan menjadi panas.
"Saya tidak tahu, bu, karena yang saya jelaskan tadi. Ibu juga bertanya seperti itu, orang saya belum masuk kok," tuturnya lagi.
Perdebatan juga sempat bergeser pada definisi teknis mengenai transaksi keuangan yang dilakukan oleh unit bisnis migas pelat merah tersebut.
Baca Juga: Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
Ahok memberikan koreksi tajam kepada pengacara mengenai perbedaan antara aktivitas pembelian dan pembayaran dalam laporan akuntansi.
"Beli sama bayar beda lho, bu," ujar sang politisi menegaskan pemahamannya.
Melihat perdebatan yang mulai melenceng dari substansi kesaksian, majelis hakim akhirnya mengambil tindakan tegas untuk menghentikan adu mulut.
Hakim mengingatkan pengacara agar mengganti pertanyaan dan hanya fokus pada periode saat Ahok selaku saksi telah menjabat sebagai Komisaris Utama.
"Jangan begitu pertanyaannya, diganti yang pas dia masuk saja," pinta hakim ketua menengahi.
Berita Terkait
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Blak-blakan di Sidang, Ahok Cium Upaya 'Sembunyikan' Rugi Pengadaan LNG Pertamina ke Cucu Perusahaan
-
10 Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia: Iran Cuma Rp500 Perak, Pertamina Malah Naik
-
Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Naik Semua per 1 Maret 2026
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah