- Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menanggapi santai rencana kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah setelah kondisi kesehatannya pulih.
- PDIP tidak merasa terancam dan meyakini kunjungan Jokowi justru membuat internal partai semakin solid bergerak.
- Djarot menyarankan Jokowi menunjukkan bukti fisik ijazah saat safari untuk mengakhiri polemik keaslian ijazah di mata masyarakat.
Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat, menanggapi santai rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang akan melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah di Indonesia setelah kondisi kesehatannya pulih.
Beberapa daerah yang disebut akan dikunjungi antara lain Sumatera Barat, Lampung, dan NTT.
Ia menegaskan, bahwa PDIP tidak merasa terancam dengan langkah politik tersebut, meskipun daerah-daerah yang akan dikunjungi merupakan basis massa partai pada Pemilu 2024.
Sebaliknya, Djarot meyakini kehadiran Jokowi di lapangan justru akan memicu kader PDIP untuk bergerak lebih kuat.
"Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah itu, partai kita semakin solid ya. Partai kita akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah," ujar Djarot ditemui di Kawasan Mangga Dua, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
"Jadi silakan saja beliau keliling ke mana pun, bebas ya," Djarot menambahkan.
Namun, Djarot memberikan catatan menarik terkait rencana safari tersebut.
Ia menyarankan agar momentum bertemu masyarakat tersebut dimanfaatkan Jokowi untuk mengakhiri polemik mengenai keaslian ijazah pendidikannya yang sempat ramai diperbincangkan.
"Tapi ya beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan untuk supaya masyarakat betul-betul yakin ya bahwa ijazahnya itu asli. Tunjukkan saja ijazahnya," kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Baca Juga: Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
Menurutnya, langkah menunjukkan bukti fisik ijazah secara langsung kepada publik jauh lebih efektif daripada melalui proses persidangan yang berlarut-larut.
Ia menilai hal tersebut bisa mengakhiri "drama" yang selama ini berkembang di tengah masyarakat.
"Paling enak itu nggak usah pakai drama-drama di pengadilan gitu lho ya. Kalau Anda tanya ijazah saya, saya tunjukkan pada Anda. Jadi itu saja misalkan. Barangkali untuk menetralisir itu, beliau akan menunjukkan ijazah aslinya untuk mengakhiri polemik yang terjadi," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden RI ke-7 Joko Widodo alias Jokowi nampaknya serius untuk berkeliling ke berbagai wilayah di Indonesia dalam waktu dekat.
Kabar terbaru menyebutkan kalau Jokowi akan memulai kunjungannya ke Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.
Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, Bestari Barus.
"Beliau (Jokowi) sudah menyampaikan, akam kunjungan ke Lampung, NTT, Jabar, segera," kata Bestari saat dihubungi Suara.com, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, memang kunjungan Jokowi tersebut adalah untuk memenuhi adanya undangan masyarakat. Selain itu juga Jokowi disebut kunjungannya untuk menemui pengurus PSI di daerah.
"Insyaallah akan kunjungi juga struktur PSI di wilayah. Disebutkan beliau juga ada relawan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
'Kartu Mati' MK untuk Parpol: Mengapa Keterwakilan 30 Persen Perempuan Kini Jadi Syarat Wajib?
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut
-
Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!
-
Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO
-
Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
-
Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up