Suara.com - Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat kesulitan mengantisipasi anak kecil di acara kampanye pasangan nomor urut dua. Ketua tim pemenangan Prasetio Edi Marsudi mengatakan, banyak anak-anak ingin ikut orang tuanya yang mau memberikan dukungan langsung kepada pasangan calon tersebut.
"Sudah saya katakan kan susah juga. Ibunya apresiasi dengan Pak Ahok, anaknya mau ikut juga," ujar Prasetio di Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).
Dia tak mempermasalahkan apabila ke depan, Bawaslu DKI Jakarta akan mempermasalahkan persoalan ini. Menurut Prasetio, warga yang datang ke Rumah Lembang untuk mengikuti Kampanye Rakyat bukan orang suruhan. Mereka, ditambahkannya, datang atas inisiatif sendiri mendukung Ahok-Djarot.
"Oh nggak apa-apa. Ini ibu-ibunya juga yang dateng bawa-bawa anak, nggak kita undang kok, tanyakan saja," kata Prasetio.
Diketahui, beberapa kali kampanye Ahok terlihat ada anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, begitu juga dengan yang terjadi di hari ini.
Sebetulnya, politisi partai Nasdem Virgie Baker yang juga menjadi pembawa acara Kampanye Rakyat, mengingatkan kepada pendukung untuk tidak membawa anak kecil.
"Ibu, Bapak, tolong ya kalau ke sini (Rumah Lembang) agar tidak bawa anak-anak. Karena acara ini kan terdaftar sebagai kampanye. Jadi kalau ada anak-anak Pak Ahok bisa didiskualifikasi," ujarnya.
Virgie meminta pendukung yang pada hari ini membawa anak-anak kecil untuk bisa diajak ke luar area kampanye.
"Buat bapak-bapak dan ibu-ibu yang hari ini membawa anak-anak bisa diajak ke luar dulu, di depan sana ada ruangan ber-AC," katanya.
Baca Juga: Jelang Debat Terbuka, Ini Persiapan Tim Pemenangan Ahok-Djarot
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar