Suara.com - Anggota Komisi I DPR Nurdin Tampubolon menncurigai ada kemungkinan aksi teror di Majalengka, Jawa Barat, memiliki hubungan dengan aksi demonstrasi pada 2 Desember nanti.
"Hubungan teroris Majelengka dengan demo 2 Desember, mungkin saja ada, mungkin saja tidak. Yang jelas, situasinya sekarang memang tidak bisa diduga-duga. Jadi mungkin saja ada. Untuk informasi akuratnya, mungkin ada di polisi," kata Nurdin dihubungi, Jakarta, Senin (28/11/2016).
Dia memberikan apresiasi dengan pengungkapan kasus terorisme ini. Dengan demikian, informasi dari para terduga terorisme ini bisa memberikan informasi yang lebih mendetail termasuk soal pendomplengan aksi 4 November.
"Kita serahkan kepada penegak hukum. Mudah-mudahan mereka memberikan informasi," kata dia.
Menurutnya, kelompok-kelompok teroris seperti ini memang sengaja memanfaatkan situasi politik dan keamanan Tanah Air saat ini. Karenanya, seluruh pihal perlu menahan diri.
"Jelas mereka coba manfaatkan dan berusaha, misalnya supaya demo tanggal 4 November lalu bisa chaos (rusuh), lalu teror meluas. Tapi dengan pengaruh serta komitmen tokoh-tokoh nasional dan alim ulama, itu tidak terjadi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
Terkini
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith
-
Hubungan Putri Kerajaan Norwegia dengan Epstein, Sebut 'Predator Seks' Sosok Menawan
-
Arief Hidayat Pamit dari MK: Bongkar Rahasia 'Dissenting Opinion' hingga Kelakar Kekalahan Ganjar
-
Polemik Yayasan Unsultra: Pemprov Sultra Sesalkan Nur Alam Tak Hadir Mediasi, Sebut Tak Kooperatif