Suara.com - Massa simpatisan FPI mulai menuju silang Monas Jakarta untuk mengikuti aksi doa bersama di demo 2 Desember. Mereka membawa spanduk dan bendera.
Mereka menuju Monas dengan menumpang puluhan mobil. Mobil itu mengangkut berbagai macam logistik yang dibutuhkan untuk demonstrasi.
Mereka berjalan dari kantor FPI Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka menggunakan motor, namun kebanyakan tak memakai helm. Hanya berpeci saja.
Dengan mengenakan baju koko berwarna putih dan peci berwarna hitam, para anggota FPI ini mulai menuju Monas sekitar pukul 07.30. Ada yang berjalan kaki, mengendarai sepeda motor tanpa helm dan beberapa mobil bak terbuka sebagai tempat untuk berorasi.
Tak hanya kaum lelaki, para wanita pun ikut serta dalam aksi unjuk rasa yang rencananya akan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.
Arus lalu lintas pun menjadi tersendat lantaran para anggota FPI ini memakan setengah dari jalan raya. Dari arah Slipi menuju Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
MER-C Terjunkan 70 Dokter dan Perawat di Demo 2 Desember
-
Demo 2 Desember Bisa Ditonton di Aplikasi Bela Islam III
-
Ini Daftar Pendemo 2 Desember, Dari Buruh sampai Anti Ahok
-
Tiba di Jakarta, Massa Aksi Damai 2 Desember Bermalam di Istiqlal
-
Bupati Sleman: Selain Berdoa, di Jakarta Warga Juga Bisa Rekreasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang