Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meninjau lokasi proyek saat demo massa Anti Basuki Tjahaja Purnama. Massa akan berdemo dan doa bersama di kawasan Monumen Nasional Jakarta Jumat (2/12/2016).
Agenda Presiden RI yang dirilis Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin menunjukkan Presiden dijadwalkan meninjau stadion Gelora Bung Karno (GBK). Peninjauan tersebut terkait GBK merupakan salah satu persiapan Venue Asian Games 2018.
GBK merupakan salah satu tempat yang direnovasi melalui mata anggaran proyek Asian Games. Sementara suasana di luar Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat pagi telah dipenuhi peserta aksi doa bersama.
Sedangkan agenda Presiden Jokowi selanjutnya belum diketahui. Sempat beredar informasi, Presiden Jokowi akan bergabung dengan peserta doa bersama di Monas. Namun sampai saat ini belum terkonfirmasi.
Rencananya acara doa bersama akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga diakhiri shalat Jumat berjemaah. Aksi doa bersama masih terkait dengan proses hukum terhadap Gubernur nonaktif DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dituduh menistakan agama.
Sejak pukul 05.00 WIB, suasana di sekitar Monas dan Istana Merdeka hingga Jalan Veteran Jakarta Pusat telah dipenuhi peserta aksi doa bersama yang sebagian besar mengenakan pakaian berwarna putih. Jalan dan akses menuju Istana Merdeka pun telah ditutup dan dialihkan serta dijaga pasukan keamanan dipagari dengan kawat berduri. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT