Suara.com - Ada Demo 2 Desember atau bela Islam jilid III, calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) batal melakukan kampanye di Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016) pagi. Sebelumnya, Ahok mengatakan tetap menerima pengaduan masyarakat walaupun akan didemo oleh sejumlah ormas.
"Ini adalah pesan dari Bapak Basuki Tjahaja Purnama yang pada pagi hari ini tidak dapat datang ke Rumah Lembang," ujar Tim Pemenangan Bidang Media Ahok-Djarot, Clara Tampubolon, di Rumah Lembang.
Dia menjelaskan, tim pemenangan yang dipimpin Prasetio Edi Marsudi, sebelumnya telah meminta Ahok tidak menemui pendukung untuk hari ini.
Dirinya beralasan, adanya Demo 2 Desember membuat sejumlah ruas jalan di Jakarta lumpuh total. Ahok yang sedianya ingin menghadiri Kampanye Rakyat di Rumah Lembang akhirnya harus dibatalkan.
"Kami (Ahok) mohon maaf, kami tidak bisa datang kesana karena kondisi lalu lintas yang tidak memungkinkan untuk berada disana tepat waktu," kata Clara membacakan pesan elektronik dari Ahok.
Dalam pesan elektronik tersebut, Ahok menerangkan, hanya berdiam di kediamannya dan menanda tangani buku yang dibuat oleh relawan Ahok-Djarot.
"Saya harap maklumnya dan saya ucapkan banyak terima kasih," ujar dia seperti dalam pesan elektronik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?