Suara.com - Calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) semula bersikeras ingin menghadiri acara Kampanye Rakyat di Rumah Lembang walaupun ada aksi 212 atau Bela Islam Jilid III.
Tim Pemenangan Ahok-Djarot Bidang Media Clara Tampubolon mengatakan salah satu alasan Ahok akhirnya batal menemui pendukung dan relawan karena akses lalu lintas yang sudah dipadati ratusan ribu umat Islam yang mengenakan baju kokoh putih.
"Beliau sampai tadi pagi masih bersikeras untuk datang. Tapi kami tim pemenangan mengutamakan keselamatan warga di sini memang," ujar Clara di rumah tim pemenangan Ahok-Djarot, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).
"Tapi lebih baik memang bapak Basuki berada di rumah untuk memantau situasi," Clara menambahkan.
Clara menerangkan, walaupun Gubernur Jakarta nonaktif semula ingin menghadiri acara Kampanye Rakyat, akhirnya dengan saran tim pemenangan, Ahok mengurungkan niarnya itu.
"Memang Pak Basuki sangat ingin berada disini untuk bertemu warga disini yang sudah berkumpul sejak tadi pagi, tapi kondisinya tidak memungkinkan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang