Suara.com - Musisi Ahmad Dhani dilepaskan dari Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat setelah ditangkap jelang aksi 2 Desember. Didampingi kuasa hukumnya, Habiburokhman, calon wakil bupati Bekasi itu keluar dari sana pada Sabtu (3/12/2016) dini hari.
Kepada media, Dhani mengaku selama diperiksa dia ditanyai soal pertemuan di rumah Rachmawati Soekarnoputri pada 30 November. Rachma merupakan salah satu tokoh yang ikut diamankan oleh polisi.
"Nggak ada (rencana bikin makar). Jadi memang meeting di rumah Mbak Rachma. Siapa yang mendanai jumpa pers. Terus apa yang disiarkan waktu itu," kata Dhani menjelaskan isi pertemuan tersebut.
"Saya jawab yang disiarkan waktu itu adalah demo di gedung DPR berkaitan dengan tuntutan nomor satu penjarakan Ahok dan nomor dua kembalikan ke UUD 45 dari GNSKRI," ujarnya menambahkan.
Selain Dhani dan Rachma, polisi jelang aksi damai 2 Desember juga mengamankan delapan orang lainnya, termasuk Sri Bintang Pamungkas dan Ratna Sarumpaet. Kesepuluh orang yang ditangkap telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pasal yang disangkakan polisi berbeda-beda, mulai dari pasal 207 tentang penghinaan terhadap penguasa, tujuh lainnya dikenakan pasal 107 juncto 110 juncto 87 KUHP terkait pemufakatan jahat untuk makar, dan dua lainnya terkait pasal 28 UU ITE.
Tag
Berita Terkait
-
Al Dihujat Usai Dhani Ditangkap, Maia Estianty Pasang Badan
-
Rachmawati ke Luar dari Mako Brimob, Dhani Cs Masih Diperiksa
-
Ahmad Dhani Cs Ditangkap, Semua Elite Gerindra Bereaksi Keras
-
Ahmad Dhani Cs Ditangkap, Prabowo akan Menemui Mereka
-
Ahmad Dhani dan Rachmawati Cs Ditangkap, Apa Kata Jaksa Agung?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok