Suara.com - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan dirinya tak akan membiarkan presiden terpilih AS Donald Trump merusak perjanjian nuklir yang telah disepakati dengan dunia internasional.
Pernyataan ini menyusul janji Trump sata kampanye yang berjanji akan mengintervensi kesepakatan tersebut jika dirinya terpilih. Menurutnya, kesepakatan nukir dengan Teheran merupakan yang terburuk.
"Dia ingin melakukan papaun, tapi tak satupun langkahnya yang berdampak pada kami," kata rouhani dalam pidatonya di Universitas Teheran.
"Dia pikir bisa mengoyak perjanjian nulir yang telah disepakati? Kalian pikir kami dan negara lainnya akan membiarkan dia melakukan hal tersebut?," lanjutnya.
Sebelumnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pemerintahan Iran mewaspadai pidato kampanye Trump Juni lalu. Hal tersebut, kata Khamenei, ditakutkan akan mengubah kesepakatan yang telah ditandatangani Iran bersama beberapa negara super power.
Reaksi ini merupakan balasan dari keputusan Kongres AS yang akan memperpanjang sanksi terhadap Teheran selama 10 tahun ke depan terkait proyek nuklir mereka.
"Amerika adalah musuh kami. Jika Obama menandatanganinya (perpanjangan sanksi) itu adalah pelanggaran dan kami akan melawan," tambah Rouhani. (Reuters)
Baca Juga: BNN: 2 Bulan, Kami Selamatkan 2 Juta Jiwa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend