Suara.com - Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SRMC) merilis hasil survei reaksi masyarakat terhadap aksi demonstrasi 4 November 2016. Demo itu menuntut proses hukum calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang diduga penistaan agama.
Warga yang disurvei minimal berusia 17 tahun sebanyak 1220 responden. Kemudian, respon yang diwawancarai sebanyak 1012 atau 83 persen dengan margin Of error sebesar sekitar plus minus 3.1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei pun menanyakan setuju atau tidak setuju bahwa ucapan Ahok tentang Surat Al Maidah adalah ucapan yang menghina atau menistakan agama. Pendiri lembaga survei SRMC, Saiful Mujani menyatakan dari hasil survei, 45, 2 persen mengaku setuju bahwa ucapan Ahok menghina atau menistakan agama.
"Sebanyak 45,2 persen setuju ucapan Ahok menghina atau menistakan agama. lalu 21,5 persen menyatakan tidak setuju dan 33,3 persen menyatakan tidak tahu," ujar Saiful dalam jumpa pers di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Kamis (8/12/2016).
Tak hanya itu, survei juga menanyakan kepada masyarakat bahwa apakah sudah menonton video lengkap Ahok di hadapan warga Kepulauan Seribu dan mengucapkan hal yang menyangkut Surat Al Maidah pada September . Namun hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 87,1 persen belum pernah menonton video lengkap Ahok di Pulau Seribu.
"87,1 persen warga belum pernah menonton, dan hanya 12,9 persen warga yang pernah menonton video ucapan Ahok," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah