Suara.com - Dua orang perempuan melakukan bom bunuh diri di sebuah pasar yang ramai di Madagali, Nigeria pada Jumat (9/12/2016) waktu setempat.
Ini merupakan serangan bom yang ketiga di Madagali sejak kota itu kembali direbut pasukan Nigeria pada Desember tahun lalu.
"Setidaknya 30 orang tewas dalam ledakan bunuh diri yang dilakukan oleh dua pembom bunuh diri wanita di pasar," kata juru bicara militer Mayor Badare Akintoye kepada AFP.
Lebih lanjut kata Akintoye, beberapa orang juga terluka akibat ledakan bom.
Seorang pejabat pemerintah daerah dan Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) telah mengkonfirmasi serangan itu. Disebutkan, dua pelaku menyamar sebagai pelanggan di pasar sebelum melakukan aksinya.
"Kami belum mendapat jumlah pasti mengenai korban yang terluka. Tapi memang cukup banyak," kata Yusuf Muhammad, pejabat pemerintah daerah.
Sejauh ini belum ada yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun militan Boko Haram disebut-sebut sebagai dalangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan