Suara.com - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon bertekad mengikuti jejak senior mereka Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di kejuaraan BWF World Super Series Finals.
Sejak turnamen tahunan ini diselenggarakan pertama kali pada tahun 2008, Hendra/Ahsan dua kali tampil sebagai juara; 2013 dan 2015.
Pada turnamen BWF World Super Series Finals 2016 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Kevin/Marcus berada di Grup A, bersama Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi (Indonesia) dan Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark).
"Pastinya senang bisa ikut super series finals pertama kalinya. Selain itu ini juga akan menjadi turnamen terakhir saya di 2016. Setiap pemain punya kesempatan yang sama. Kalau ditanya maunya gimana, pasti semua pemain inginnya juara," kata Kevin.
Meski mengaku tak memiliki persiapan khusus, juara Cina Open Super Series Premier 2016 ini berharap bisa memberikan penampilan maksimal.
Laga pertama Kevin/Marcus akan menghadapi rekannya sesama pemain Indonesia, Angga/Ricky. Dalam rekor pertemuannya, dua kali bertanding, Kevin/Marcus selalu berhasil membukukan kemenangan. Terakhir di Australian Open 2016, Kevin/Marcus menang 21-14 dan 21-15.
"Persiapan kami bisa dibilang seadanya aja. Karena kemarin juga baru pulang dari Kejurnas. Tapi kami pasti ingin memberikan yang terbaik. Semua lawan dari nomor satu sampai delapan sudah tidak ada yang bisa dipilih. Jadi siap terus aja. Yang penting tetap fokus, siapapun lawannya," lanjut Kevin.
Sementara itu, grup B ganda putra dihuni oleh Goh V Shem/Tan Wee Kiong (Malaysia), Chai Biao/Hong Wei (Tiongkok), Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok) serta Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark).
BWF Dubai World Super Series Finals 2016 akan berlangsung pada 14-18 Desember 2016, di Hamdan Sports Complex, Dubai.
Baca Juga: Indonesia Tidak Diunggulkan, Riedl Semakin Optimistis
Selain Kevin/Marcus dan Angga/Ricky, Indonesia juga punya dua wakil ganda campuran. yaitu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI