Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani sidang perdana kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, Selasa (13/12). (AFP/Pool)
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan percaya aparat penegak hukum dapat menangani perkara dugaan penistaan agama yang menjerat calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan profesional.
"Saya selalu mengatakan serahkan kepada proses hukum," kata Zulkifli usai menghadiri rapat koordinasi nasional pemenangan pemilu yang diselenggarakan PAN di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2016).
Kendati demikian, Ketua Umum PAN mengatakan proses peradilan perkara dugaan penistaan agama tetap perlu dikawal.
Dia berharap majelis hakim dapat mengadili perkara tersebut sesuai azas keadilan.
"Kami kawal bersama-sama, kami minta kasus ini diproses sesuai dan memenuhi rasa keadilan masyarakat. Kami percaya kepada hakim dan jaksa yang melaksanakan sidang ini karena kasus ini disorot rakyat seluruh Indonesia. Jaksa tidak akan main-main," ujar dia.
Sidang perdana kasus Ahok dimulai, kemarin, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan agenda pembacaan dakwaan dan pembacaan nota keberatan.
Persidangan akan dilanjutkan pada Selasa (20/12/2016) dengan agenda tanggapan jaksa atas eksepsi Ahok.
"Saya selalu mengatakan serahkan kepada proses hukum," kata Zulkifli usai menghadiri rapat koordinasi nasional pemenangan pemilu yang diselenggarakan PAN di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2016).
Kendati demikian, Ketua Umum PAN mengatakan proses peradilan perkara dugaan penistaan agama tetap perlu dikawal.
Dia berharap majelis hakim dapat mengadili perkara tersebut sesuai azas keadilan.
"Kami kawal bersama-sama, kami minta kasus ini diproses sesuai dan memenuhi rasa keadilan masyarakat. Kami percaya kepada hakim dan jaksa yang melaksanakan sidang ini karena kasus ini disorot rakyat seluruh Indonesia. Jaksa tidak akan main-main," ujar dia.
Sidang perdana kasus Ahok dimulai, kemarin, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan agenda pembacaan dakwaan dan pembacaan nota keberatan.
Persidangan akan dilanjutkan pada Selasa (20/12/2016) dengan agenda tanggapan jaksa atas eksepsi Ahok.
Komentar
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Viral Sekelompok Orang Diduga Berzikir di Candi Prambanan, Pengelola Buka Suara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'