Suara.com - Doa puluhan anak di Panti Asuhan Moumayazoun, Aleppo Timur terkabul. Setelah beberapa hari terjebak di medan konflik, mereka akhirnya berhasil dievakuasi pada Senin (19/12/2016).
"Pagi ini, semua 47 anak yang terperangkap di sebuah panti asuhan di Aleppo timur dievakuasi ke tempat yang aman, beberapa dalam kondisi kritis akibat luka dan dehidrasi," kata Geert Cappelaere, direktur regional UNICEF, dalam sebuah pernyataan dilansir dari laman Asiaone.
Selain mereka, UNICEF dan lembaga lainnya juga mengevakuasi anak-anak lain dalam beberapa hari terakhir. Di tempat yang aman, anak-anak langsung mendapatkan perawatan dan pakaian musim dingin.
Sebelumnya sebuah video memperlihatkan puluhan anak yang masih terjebak di wilayah Aleppo. Video tersebut dirilis oleh Syrian America Medical Society.
Video ini cukup menyayat hati bagi yang melihat lantaran merekam permohonan mereka agar segera dikeluarkan dari sana.
Di dalam video, puluhan anak itu terlihat berada di sebuah ruangan dengan mengenakan pakaian tebal. Bahkan ada seorang anak yang masih di bawah lima tahun.
Evakuasi besar-besaran warga sipil di Aleppo terjadi dalam beberapa hari ini. Pengungsian dilakukan menyusul serangan udara pesawat tempur pemerintah Suriah yang menargetkan pihak oposisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam