Suara.com - Polisi Jerman mengakui mereka telah menangkap orang yang salah terkait serangan di Berlin, Senin (19/12/2016) malam waktu setempat. Sebelumnya, sebuah truk besar diyakini sengaja menabrak pasar bazar Natal di Berlin dan mengakibatkan 12 orang tewas.
"Kami menangkap orang yang salah," kata seorang sumber kepolisian yang tidak disebutkan namanya oleh koran Welt dilansir dari laman Telegraph.
"Ini berarti situasinya berbeda. Pelaku sesungguhnya masih bersenjata dan dapat melakukan kekejaman lebih lanjut," ujarnya lagi.
Adalah Naved Baluch, lelaki asal Pakistan yang dianggap sebagai pelaku teror. Dia dijemput polisi di sebuah tempat penampungan pencari suaka, 2 kilometer dari tempat kejadian. Menurut polisi, Baluch telah membatah terlibat dalam serangan tersebut
Polisi juga menghimbau kepada masyarakat agar terus waspada dan segera melapor bila menemui hal yang mencurigakan.
Serangan teror ini hanya satu jam setelah Duta Besar Rusia untuk Turki tewas ditembak di Ankara. Pelaku yang diketahui sebagai anggota kepolisian Ankara itu nekat menembak sang dubes menyusul keterlibatan Rusia dalam perang berdarah di Suriah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?