Suara.com - Keluarga Ramlan Butarbutar tiba di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (30/12/2016) siang. Mereka akan mengambil jenazah Ramlan yang merupakan otak perampokan dan pembunuhan terhadap enam orang di rumah pengusaha Dodi Triono.
Menurut pengamatan Suara.com, sekitar jam 12.50 WIB, pihak RS Polri Kramatjati mengeluarkan peti mati berwarna putih dari ruang rumah sakit.
Empat orang terlihat mengangkat peti tersebut dan membawanya ke mobil ambulans RS Polri Kramatjati.
Perwakilan keluarga yang kemudian ikut masuk ke dalam mobil ambulans hanya satu orang. Sementara anggota keluarga lainnya memakai kendaraan pribadi dan mengiringi ambulans.
Sebelum rombongan meninggalkan rumah sakit, perwakilan keluarga, Chris Butarbutar, mengatakan jenazah Ramlan akan disemayamkan di Depok, Jawa Barat. Namun, dia tidak merinci lokasi penguburannya.
"Di Depok, saya belum tahu, tapi katanya di wilayah Depok," kata Chris.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran kepolisian Rumah Sakit Polri Kramatjati Yusuf Mawadi mengatakan autopsi terhadap jenazah Ramlan sudah selesai.
"Selesai autopsi kami lakukan perawatan terhadap jenazah, sebagaimana layaknya. Autopsi sudah selesai, ada beberapa tahapan tidak dapat diselesaikan dalam sehari," kata Yusuf.
Hasil autopsi nantiakan diserahkan kepada polisi.
Ramlan tewas karena melawan petugas saat akan ditangkap di rumah kontrakan Gang Kalong, RT 6, RW 2, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/12/2016).
Sementara Erwin Situmorang ditangkap hidup-hidup dengan luka tembak. Kemudian Alfins Bernius Sinaga yang berperan sebagai supir komplotan ketika menjalankan aksi di rumah Dodi ditangkap tanpa perlawanan di rumah Villa Mas Indah, Blok C, Bekasi Utara.
Satu pelaku lagi, Ridwan Sitorus alias Ius Pane alias Marihot Sitorus, masih diburu.
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah