Suara.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher Pasong mendatangi korban selamat kasus perampokan dan pembunuhan sadis di Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Jakarta Timur, yang saat ini sedang dirawat di RS Kartika. Ali memastikan seluruh biaya perawatan akan sepenuhnya ditanggung pemerintah.
Komisi VIII sudah berkomunikasi dengan Kementerian Sosial dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia untuk merealisasikan hal tersebut. Untuk itu, Ali berharap tak ada lagi kejadian serupa ke depannya.
"Saya masih merinding melihat kejadian seperti ini, mudah-mudahan tim dokter bisa cepat menanganinya. Untuk ke depannya semoga tidak ada kejadian serupa," kata Ali.
"Yang terpenting faktor biaya akan ditanggung oleh pemerintah. Kami juga sudah berkomunikasi dengan Kemensos dan KPAI, semoga bisa dijalani dengan sebaik-baiknnya," tambah Ali.
Ali juhga meyampaikan terima kasihnya kepada pihak kepolisian yang dengan cepat mampu mengamankan pelaku. Ali berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.
"Saya dari komisi VIII berterima kasih kepada kepolisian yang dengan cepat mengamankan pelaku dan kami juga mewakili masyarakat Indonesia. Semoga pelaku bisa dihukum seberat-beratnya," tutupnya.
Kemungkinan lima korban yang masih dalam tahap perawatan sudah bisa keluar dalam waktu tiga hari ke depan. Namun, itu bisa saja mundur jika kondisinya tidak memungkinkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter