Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan tinjauan ke Jalan Lebak Bulus II, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (4/1/2017). Di sana, ia menemukan beberapa spanduk peraga kampanyenya dirobek oleh orang yang tidak diketahui.
Anies menilai, perobekan spanduk seolah dilakukan secara sistematis. Sebab, kata dia, bukan hanya spanduk yang berada di dekat kediamannya saja, tetapi spanduk pasangan calon nomor urut tiga itu juga dirobek secara masif di seluruh Jakarta Selatan, khususnya daerah Lebak Bulus.
"Kita mengalami perlakuan vandalisme berupa perusakan alat peraga kampanye, yang dilakukan bukan hanya sekali, tetapi sudah berhari-hari," kata Anies.
Spanduk tersebut diketahui robek sejak Minggu (1/1/2017) atau tepatnya malam Tahun Baru, lalu jumlah spanduk yang robek makin hari makin bertambah.
"Porobekan ini sangat masif dan sistematis. Sepertinya, pelakunya menggunakan cutter dan mengincar spanduk yang tidak menempel di tembok," ujar Anies.
Anies mengungkapkan ada lebih dari 70 tanda gambar yang dirusak di dua RW dan 20 lainnya yang dirusak, merupakan sapanduk ukuran besar.
"Peristiwa ini tidak dapat dibiarkan karena mencederai kampanye sejuk yang telah dibangun," tutur Anies.
Ke depan pihaknya akan melaporkan tindakan vandalisme itu ke Bawaslu dan pihak berwajib. Selain itu, Anies juga berharap ada peran aktif dari masyarakat sekitar.
"Saya berharap jika masyarakat melihat peristiwa perusakan alat peraga kampanye bisa difoto dan dilaporkan," pungkasnya.
Baca Juga: Sidang Ahok, Saksi Jadi Pelupa, 75 Persen Pertanyaan Dijawab Lupa
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok