Suara.com - Pebalap nasional Rio Haryanto dipastikan tidak akan turun di pentas Formula 1 tahun ini. Kepastian itu disampaikan ibundanya, Indah Pennywati, seperti dilansir Rappler.
Menurut sang ibu, pebalap kelahiran Solo, Jawa Tengah, 22 Januari 1993 itu akan bekerja mengurusi bisnis ayahnya, Sinyo Haryanto, di tanah air.
Rio memulai debutnya di F1 bersama tim Manor Racing tahun lalu, berduet dengan Pascal Wehrlein. Namun, permasalahan dana membuatnya hanya bisa tampil sampai seri 12 di Jerman, 31 Juli 2016.
Posisinya digantikan pebalap muda Prancis, Esteban Ocon. Setelah tak lagi jadi driver utama, Rio sempat menerima tawaran pihak Manor untuk jadi pebalap cadangan.
Namun, posisi itu dipastikan Indah tak akan lagi dilakukan Rio tahun ini bersama tim yang bermarkas di Banbury, Oxfordshire, Inggris tersebut.
Sementara, rencananya tahun ini Rio akan memperkuat tim Sauber. Namun, program tersebut batal lantaran sponsor utamanya, Pertamina, menarik dukungan dari partisipasi di F1.
"Dia (Rio) tidak akan balapan di Formula 1 tahun ini," kata Indah. "Batas waktu yang ditetapkan oleh tim Sauber (juga) sudah berakhir."
Sementara itu, juru bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S. Dewa Broto mengatakan, pihaknya sedih mendengar kabar tidak bisa tampilnya Rio di ajang yang juga dikenal dengan balapan jet darat ini.
"Kami tentu saja sangat sedih ketika mendengar informasi Rio tidak bisa bersaing lagi di F1," kata Gatot. "Kami berharap karier Rio tidak berhenti hanya karena persoalan dana," pungkasnya. (Grand Prix Times)
Baca Juga: Dituding Dapat 'Keistimewaan', Conte: Mereka Iri Chelsea...
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno