Suara.com - Seorang wartawan yang bekerja untuk harian berbahasa lokal ditembak hingga tewas di Negara Bagian Bihar, India Timur. Pembunuhan tersebut terjadi di Desa Salakhni di Kabupaten Samastipur, sekitar 86 kilometer di sebelah timur Patna, Ibu Kota Bihar.
"Beberapa saksi mata mengatakan kepada kami semalam beberapa pria yang tak dikenal melepaskan tembakan secara membabi-buta ke arah Braj Kumar Singh, ketika wartawan tersebut sedang berbicara dengan beberapa pekerja di tempat pembakaran batu bata, tepat di luar rumahnya," kata seorang pejabat polisi, sebagaimana Antara mengutip dari Xinhua, Kamis (5/1/2017).
Dia menambahkan, Singh adalah koresponden di harian berbahasa Hindi.
Para saksi melihat setelah serangan, para penyerang melarikan diri dari lokasi. Sedangkan warga setempat mengatakan, meskipun Singh dibawa ke rumah sakit, para dokter menyatakan ia tiba dalam keadaan tidak bernyawa.
"Singh ditembak di dada, perut dan kepala," kata pejabat polisi tersebut.
Ini bukan kali pertama terjadi, sebelumnya pada Desember, seorang wartawan yang bekerja untuk satu surat kabar berbahasa lokal ditembak hingga tewas di Kabupaten Rohtash.
Pada Mei, beberapa pria bersenjata membunuh Rajdeo Ranjang, Kepala Biro harian lainyang berbahasa Hindi, Hindustan, di Kabupaten Silwan di negara bagian tersebut.
"Pada 2015, sembilan wartawan dibunuh di India," kata Repoters Without Borders.
"India menjadi tempat yang lebih berbahaya untuk melaksanakan tugas jurnalistik", kata komite perlindungan wartawan itu, yang berpusat di New York City.
Baca Juga: Buntut Fitsa Hats, Tim Ahok Sebut FPI cs Tak Pantas Bersaksi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura