Suara.com - Masa kampanye pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta tersisa tinggal 40 hari lagi. Calon Gubernur Anies Baswedan mengaku tidak punya strategi khusus untuk meraup suara masyarakat lebih banyak lagi dalam waktu yang tersisa itu.
"Nggak ada (tidak ada strategi khusus). Kalaupun ada strategi kita nggak akan diomongin," kata Anies usai kampanye di Kelurahan Tugu Selatan, Tugu, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017).
Anies mengatakan tidak ada perubahan dari model kampanye yang akan dia lakukan sampai masa kampanye selesai.
"Kita intensifkan yang saat ini saja. Terakhir kita akan intensifkan apa yang sudah kita kerjakan," ujar Anies.
Menurut dia, rutinitas bertemu dengan warga dan para tokoh sangat efektif untuk mendapatkan dukungan. Sebab itu, ia akan intesifkan turun ke masyarakat.
"Misalnya interkasi dengan warga, interaksi dengan tokoh , interaksi dengan simpul-simpul semua tokoh yang terlibat. Komponen itu yang akan kita kerjakan," kata Anies.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Tak Cuma Izin WNA! KPK Berpeluang Bongkar Korupsi Sektor Lapas di Kasus Silmy Karim
-
#TataUlangIndonesia! Mahasiswa Demo di Istana dan DPR Bawa 20 Tuntutan
-
Pulang Haji Bos Maktour Fuad Hasan Langsung Diperiksa KPK, Apa yang Bakal Digali?
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!