Sidang lanjutan perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/1). [CNN/Safir Makki/Pool]
Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengaku pihaknya tidak pilih kasih bagi pengunjung maupun awak media yang meliput sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Silakan semua pengunjung yang bisa masuk sejauh ruang sidang memungkinkan tidak ada kita batasi, pilih-pilih dari kelompok manapun," kata Hasoloan di luar Auditorium Kementerian Pertanian, RM Harsono, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017)
Menurutnya, karena kapasitas ruang sidang terbatas, maka dia meminta agar awak media baik elektronik, cetak dan online untuk diwakili agar bisa meliput jalannya persidangan Ahok
"Kita mengharapkan memang semua masuk. Tapi keterbatasan ruangan kita menghimbau alangkah baiknya kalau rekan media punya perwakilan supaya model sistem pool. Tv ada sistem poolnya, media cetak, fotografer dari rekan-rekanlah yang berembuk. Kita terbuka untuk umum," kata dia.
Selain itu, Hasoloan mengaku menyerahkan kepada kepolisian terkait pengamanan sidang termasuk akses bagi pengunjung dan awak media untuk masuk ke ruang sidang.
"Di ruang sidang majelis akan memberikan instruksi supaya berjalan sidang tertib. Tapi bagaimana akses masuk itu ada di pihak kepolisian," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum