Anggota tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta, mencecar saksi pelapor Muhammad Burhanuddin.
Burhanuddin, antara lain ditanya soal kasus dugaan penodaan agama yang dituduhkan kepada Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Wayan bertanya demikian karena dalam berita acara pemeriksaan, Burhanuddin menyatakan diri sebagai muslim yang taat sehingga berkewajiban melaporkan Ahok karena dianggap menodai agama. Menurut Taat, seharusnya hal itu juga berlaku ketika dalam kasus Dimas Kanjeng.
"Saudara tahu, kasus Dimas Kanjeng? Sebab dalam berita acara pemeriksaan anda mengatakan, 'sebagai umat muslim yang taat saya berkewajiban untuk melaporkan.' Di situ saya tergelitik. Katanya anda tidak ada afiliasi politik? Kenapa nggak lapor atas nama Islam?" ujar Wayan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).
Mendengar pertanyaan tersebut, Burhanuddin yang berprofesi sebagai advokat mengatakan dirinya tidak melaporkan Dimas Kanjeng karena sudah banyak pihak yang melaporkan kasus tersebut.
"Saya tidak lapor karena sudah ada yang melaporkan. Dimas Kanjeng sudah ada yang iris di sana," kata Burhanuddin.
Di akhir persidangan, Ahok menyampaikan keberatan.
Ahok keberatan dengan alasan Burhanuddin yang tak melaporkan Dimas Kanjeng ke polisi karena sudah banyak yang lebih dulu melaporkan pemilik padepokan itu.
"Sedangkan saya sudah banyak yang melapor, tapi aneh (Burhanuddin) ikut melapor, anda menambah lapor, saya juga keberatan," kata Ahok.
Komentar
Berita Terkait
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno