Suara.com - Pemerintah Vietnam akhirnya mengizinkan warganya untuk berjudi secara legal di kasino. Pemerintah di sana akan membangun kasio.
Pemerintah Vietnam memang sudah lama melarang warganya untuk berjudi. Namun popularitas judi di Vietnam sangat besar. Kebanyakan dari mereka mencoba peruntungan.
Nantinya kasino yang akan dibangun khusus untuk warga dewasa di atas 21 tahun. Mereka yang bisa ikut berjudi di kasino berpenghasilan di atas 10 juta dong atau sekira 445 dolar Amerika Serikkat.
Kasino itu akan beropersi selama 3 tahun. Selama itu masuk masa percobaan.
"Pemerintah akan memutuskan apakah akan melanjutkan akses masyarakat Vietnam untuk ke kasino," kata sebuah pernyataan di situs pemerintah.
Di Vietnam, judi yang paling populer adalah judi sepak bola, lotre ilegal sampai pertarungan kerbau.
Akibat judi itu, pemerintah mengklaim kehilangan pendapatan pajak sampai ratusan juta dolar setahun.
Selama ini Vietnam hanya mengandalkan pajak dari tempat hiburan malam, hotel dan investasi.
Kasino di Vietnam harus membayar pajak besar, termasuk pajak konsumsi khusus 35 persen dan pajak penghasilan badan 20 persen. (AFP)
Baca Juga: Sehari Kantongi Rp60 Juta Lewat Judi Online dari Warnet
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut