Suara.com - Sebanyak 40 kelurahan di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, terdampak bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang setelah dilanda hujan deras dan angin kencang pada Rabu (25/1) hingga Kamis siang (26/1/2017).
Sebagaimana data terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung hingga pukul 21.00 Wita, sebanyak 40 kelurahan terdampak bencana berada di Kecamatan Aertembaga, Madidir, Maesa, Lembeh Utara, Lembeh Selatan, Matuari, Ranowulu dan Girian.
"Tidak ada korban jiwa pada peristiwa bencana ini," kata Sekretaris BPBD Alfindo Mongkol di Manado, Kamis.
Mongkol menyebutkan, banjir menggenangi 875 rumah, tanah longsor terjadi di 69 titik dan pohon tumbang terjadi di lima titik. Selanjutnya, sebanyak 867 kepala keluarga terdampak banjir dan 52 kepala keluarga terdampak banjir.
"Total ada sebanyak 976 jiwa yang mengungsi ke rumah saudara atau kerabat dekat," katanya.
Saat ini, kata dia, telah dibangun posko kesehatan dan dapur umum, serta penyaluran air bersih untuk mandi, cuci, kakus.
"Hujan masih mengguyur Kelurahan Batu Putih Bawah dan Batu Putih Atas, total rumah yang terendam banjir di dua kelurahan tersebut sebanyak 190 unit. Untuk menyurutkan air digunakanlah alkon, besok kita akan ke sana untuk membantu pemulihan keadaan," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?