Ketua KPUD Jakarta Sumarno [suara.com/Nikolaus Tolen]
Pilkada Jakarta tinggal 18 hari lagi. Saat ini, Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta sedang gencar sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat.
Untuk menunjang sosialisasi, KPUD bekerjasama dengan perusahaan aplikasi mobilitas Uber.
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan bahwa kerjasama tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat, khususnya mitra-pengemudi dan pengguna Uber turut berpartisipasi memakai hak pilih di pilkada tanggal 15 Februari 2017.
"KPU menyambut baik dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung dan bekerjasama dengan KPU untuk menyukseskan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, termasuk Uber," kata Sumarno dalam konferensi pers di kantor KPUD, Jalan Salemba Raya, nomor 15, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2017).
Head of Public Policy and Goverment Relation Uber, John Colombo, menegaskan dukungannya kepada KPUD.
"Terlepas pilihan partai dan pasangan calonnya, kami ingin memberikan akses informasi melalui konten dalam aplikasi, sosialisasi email, media sosial, dan blog bagi mitra-pengemudi dan pengguna Uber, bagaimana caranya agar mereka terdaftar sebagai pemilih. Serta bisa menggunakan hak pilihnya pada 15 Februari nanti," ujar dia.
Untuk menunjang sosialisasi, KPUD bekerjasama dengan perusahaan aplikasi mobilitas Uber.
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan bahwa kerjasama tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat, khususnya mitra-pengemudi dan pengguna Uber turut berpartisipasi memakai hak pilih di pilkada tanggal 15 Februari 2017.
"KPU menyambut baik dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung dan bekerjasama dengan KPU untuk menyukseskan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, termasuk Uber," kata Sumarno dalam konferensi pers di kantor KPUD, Jalan Salemba Raya, nomor 15, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2017).
Head of Public Policy and Goverment Relation Uber, John Colombo, menegaskan dukungannya kepada KPUD.
"Terlepas pilihan partai dan pasangan calonnya, kami ingin memberikan akses informasi melalui konten dalam aplikasi, sosialisasi email, media sosial, dan blog bagi mitra-pengemudi dan pengguna Uber, bagaimana caranya agar mereka terdaftar sebagai pemilih. Serta bisa menggunakan hak pilihnya pada 15 Februari nanti," ujar dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim