Suara.com - Pencarian korban kapal pengangkut TKI ilegal yang karam di perairan Johor, Malaysia, Senin (23/1/2017) kembali membuahkan hasil. Sejumlah jenazah korban kapal karam tersebut kembali ditemukan.
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan, dengan ditemukannya sejumlah jenazah, korban yang sudah ditemukan saat ini berjumlah 26 orang. 26 Jenazah itu terdiri dari 18 laki-laki dan delapan perempuan.
"Kemarin sore, saya berkomunikasi dengan Konsulat Jenderal yang ada di Johor Baru. Sampai saat ini, jenazah yang sudah ditemukan adalah 26 jenazah. Dengan rincian 18 Laki-laki, dan delapan orang perempuan,"ujar Retno saat menghadiri Pertemuan The 3rd Indonesia-Australia Ministerial Council Meeting on Law and Security, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (2/2/2017).
Retno menambahkan, 10 jenazah telah berhasil diidentifikasi. Sementara 10 jenazah lainnya telah dipulangkan ke Indonesia.
"Dari 26 jenazah yang ditemukan tersebut, maka 10 jenazah sudah teridentifikasi karena biasanya begitu kita temukan, dilakukan proses identifikasi. Jadi sudah ada 10 jenazah yang sudah teridentifikasi dan 10 jenazah sudah dipulangkan ke Indonesia," sambungnya.
Berita Terkait
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
PDIP Sentil Seskab Teddy Soal Penyataan Harga Pertamax, Tak Berani Sebut Malaysia
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno