Suara.com - Hasil tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang berakhir kemarin, bukan hanya dijadikan Marc Marquez untuk mendapatkan data guna mengembangkan potensi motor Honda RC213V tunggangannya tahun ini.
Di samping itu, momen tersebut juga dijadikan juara bertahan MotoGP ini untuk memetakan persaingan pada tahun ini. Dia pun sudah mulai menakar para calon rival terkautnya musim ini.
Marquez mengungkapkan, rival yang paling ditakutinya saat ini bukan lagi Valentino Rossi, melainkan Maverick Vinales. Maklum saja, pebalap muda Movistar Yamaha itu menutup tes di Sepang sebagai yang tercepat.
Vinales mengukir waktu tercepat 1 menit 59,368 detik. Catatan ini terpaut 0,138 detik lebih cepat dari Marquez yang menduduki peringkat kedua.
Hal itulah yang menjadi dasar Marquez begitu mewaspadai Vinales, dan kagum dengan proses adaptasi pebalap muda Spanyol itu bersama tim barunya, Movistar Yamaha.
"Saya rasa duo Yamaha (Rossi dan Vinales) bakal jadi lawan tangguh saya untuk meraih gelar juara dunia," kata Vinales dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport.
"Maverick begitu cepat, tampak nyaman bersama Yamaha. Saya tidak tahu siapa yang lebih berbahaya diantara mereka. Valentino lebih banyak pengalaman, tapi saya melihat Maverick jauh lebih kuat (dari Rossi)," sambung Marquez.
Tes pramusim selanjutnya akan digelar di Sirkuit Phillip Island, Australia, 15-17 Februari mendatang. Musim lalu, Marquez gagal finis di sirkuit ini setelah start dari pole position. (Motorsport)
Baca Juga: Tampil di Supersport 300, Ali Adrian Dilatih Pebalap MotoGP
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir