Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono hadir memberikan arahan kepada Tim Pemenang Agus Harimurti Yudhoyono dengan Sylviana Murni di Wisma Proklamasi, jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2017). Pada kesempatan tersebut, SBY memberikan arahan, bagaimana memenangkan pasangan tersebut dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta Tahun 2017 ini.
"Arahan yang pertama adalah, kita menyatukan kembali pikiran, hati dan gerak langkah. Ini gerakan tujuh hari ini oleh beliau adalah gerakan yang ekstraordinary, harus gerakan yang luar biasa, bukan biasa. Sehingga kalau perlu tadi, kalau bisa nggak tidur, nggak tidur. Dan di back mind kita, yang ada adalah bagaimana meraih kemenangan dan waktunya tinggal 7×24 jam," kata Nachrowi Ramli.
Tidak hanya itu, arahan lain yang disampaikan oleh Presiden RI keenam tersebut, juga menekankan pentingnya sopan santun. Hal tersebut berkaca dari kejadian akhir-akhir ini.
"Kedua, tetap dalam rambu, tetap dalam bingkai kesopanan, kesantunan dan taat dalam undang-undang yang berlaku," kata Ketua DPD Demokrat wilayah DKI Jakarta tersebut.
Adapun yang terakhir adalah terkait harapan SBY, agar warga Jakarta dapat memilih pemimpin sesuai dengan kebutuhan warga Jakarta saat ini. Dan baginya, nomor satu adalah pasangan yang ideal untuk Jakarta.
"Ketiga, kita ingin bahwa rakyat akan memilih pemimpin yang sesuai dengan yang diharapkan, dan sudah barang tentu kami berharap nomor 1 yang dipilih oleh rakyat Jakarta," tutup Pria yang akrab disapa Nara tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK