Suara.com - Tim Indonesia optimistis bisa menjadi juara grup pada Asia Mixed Team Championships 2017. Hal ini disampaikan oleh manajer tim, Lius Pongoh, kepada badmintonindonesia.org.
“Targetnya saat ini bisa lolos sebagai juara grup dulu. Satu-satu dilewati. Namun untuk komposisi pemain baru akan ditentukan nanti di sana (Vietnam),” ujar Lius Pongoh, manajer tim Indonesia.
Indonesia menempati grup B bersama Malaysia dan Sri Lanka. Meski tidak turun dengan kekuatan penuh, Lius yakin tim bisa melewati lawannya satu per satu.
Sebelumnya, Lius juga sudah menyampaikan targetnya untuk turnamen ini. Melihat daftar unggulan dan materi pemain yang diturunkan, tim Indonesia dipatok tembus semifinal.
Asia Mixed Team Championships 2017 akan menjadi pertandingan beregu pertama di tahun ini. Kejuaraan ini bakal digelar di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 14-19 Februari 2017 mendatang. Sebanyak 13 negara dipastikan turun di turnamen ini.
Berikut hasil drawing grup Asia Mixed Team Championships 2017:
Grup A: Cina, Taiwan, Hong Kong
Grup B: Malaysia, Indonesia, Sri Lanka
Grup C: Jepang, Thailand, Vietnam, Filipina
Grup D: Korea, India, Singapura
(PBSI)
Tag
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
-
Bongkar Pasang Ganda Putri 2026: Alasan Karel Mainaky Ambil Keputusan Besar
-
Agenda Turnamen BWF Januari 2026: Jadwal Padat Musim Baru Bulutangkis Dunia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?