Suara.com - "Lebih baik mati ketika melakukan hal yang kamu sukai daripada meninggal tanpa berbuat apa pun," petitih ini tampak bisa mengiaskan kisah tagis Huang, seorang mahasiswa di Taiwan.
Huang yang masih berusia 22 tahun, seperti dilansir Mirror.co.uk, mati mendadak ketika asyik berhubungan badan dengan kekasihnya yang masih berusia 20 tahun, Fu.
"Kami berhubungan badan pada pukul lima pagi. Sebelum tak sadarkan diri, dia sempat sesak nafas dan mengeluarkan banyak keringat," tutur Fu.
Melihat kekasihnya pingsan, Fu segera menelepon ambulans. Tapi, Huang meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Dokter Shih Chi-chung, Kepala ruang emergensi Keelung Chang Gung Memorial Hospital, mengatakan Huang meninggal karena stroke yang dipicu salah memilih waktu bercinta.
"Dia salah memilih waktu bercinta. Cuaca dingin pukul lima pagi tidak cocok dengan aktifitas yang mengeluarkan banyak tenaga, termasuk bercinta. Sebab, hal itu bisa memicu terhentinya detak jantung secara mendadak," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026