Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono mengkritik gaya kepemimpinan Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Menurutnya, gaya Ahok kerap melakukan kekerasan verbal berlebihan kepada aparat birokrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Ahok menjanjikan memerangi kekerasan terhadap perempuan. Masalahnya dia sendiri sering melakukan kekerasan verbal kepada birokrasi PNS DKI Jakarta," kata Agus dalam acara debat Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 di Jakarta, Jumat (10/2/2017).
Agus mengkritik kebiasaan Ahok memarahi PNS DKI Jakarta saat dalam rapat. Tak hanya itu, aksi Ahok bahkan dipublikasikan lewat internet Youtube. Tentu manuver ini akan membuat momen memalukan bagi para PNS yang kena marah terekam selamanya dalam sejarah. "Bayangkan jika itu sendiri menimpa keluarga Ahok," ujar Agus.
Menanggapi kritik Agus tersebut, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa seiring proses, sebetulnya sosok Ahok kini pelan-pelan berubah menjadi Basuki. Maksudnya, gaya bicara Ahok yang ceplas-ceplos, secara tersirat juga sudah mulai berubah lebih baik dalam bertutur kata.
"Tapi ketegasan Ahok justru membuahkan hasil.Kini penyalahgunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP) oleh oknum warga sudah hampir tidak ada. Tidak ada lagi oknum warga yang mencoba menyalagunakan KJP dengan mengambilnya secara kontan," tutur Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta