Ilustrasi petir. (Shutterstock)
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jabodetabek berpotensi terjadi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang hingga pukul 13.00 WIB.
"Kondisi hujan sedang-lebat yang dapat disertai angin kencang diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 13.00 WIB," demikian disebutkan BMKG seperti dikutip dari laman resmi yang dipantau di Jakarta, Minggu.
Menurut prakiraan cuaca yang dirilis pukul 10.30 WIB, BMKG mencatat potensi hujan sedang-lebat ini melanda sejumlah wilayah, seperti Pakulonan, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Pesanggrahan, Rengas, Ciputat, Sarua, Pondok Benda, Rawakalong, Pangkalan Jati, Pondok Cabe, Kebagusan dan Karet Kuningan.
Hujan juga masih berpotensi di wilayah Duren Tiga, Kramat Jati, Pinang Ranti, Halim, Cipinang Besar Selatan, Pondok Kelapa, Bintara, Gunung Sindur, Cibinong, Cidokom, Duren Mekar, Rawakalong, Serua, Limo, Krukut, Tanah Baru, Gandul, Sawangan, Depok Kota, Kemiri muka, Bakti Jaya, dan sekitarnya.
Kondisi tersebut diperkirakan akan meluas ke Margajaya, Bekasi Kota, Jatimulya, Bojong Menteng, Jatikramat, Harjamukti, Tapos, Tirtajaya, Kalibaru, Bojong, dan sekitarnya.
Secara umum, prakiraan cuaca Jabodetabek hingga malam dan dini hari akan diguyur hujan ringan-sedang dengan suhu rata-rata 22-31 derajat celcius.
Namun demikian, dari analisis potensi rawan banjir, BMKG menyatakan tidak terdapat potensi banjir di wilayah DKI Jakarta.
Ada pun cuaca di Bandara Soekarno-Hatta hingga Minggu petang diperkirakan berawan. [Antara]
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam