Suara.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas II A Jakarta Ika Yusanti mengatakan tiga warga binaan: Angelina Sondakh, Jessica Kumala Wongso, dan Siti Fadhilah Supari tidak terdaftar dalam aftar pemilih tetap di tempat pemungutan suara 95.
Ika menuturkan ketiga warga binaan belum terverifikasi di dalam DPT dan sekarang masih diproses. Ika mengatakan setelah proses selesai, Angelina, Jessica, dan Siti, dapat menggunakan hak pilih di pilkada Jakarta sekitar pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.
"Ketiganya masih bisa menggunakan hak pilihnya jika mampu menunjukkan KTP sebagai warga DKI Jakarta. Nanti akan diberikan waktu memilih menurut daftar pemilih tetap tambahan," ujar Ika di TPS 95, Rumah Tahanan Kelas II A, Kelurahan Pondok Bambu.
Angelina merupakan anggota Partai Demokrat yang terjerat kasus korupsi. Siti merupakan mantan menteri kesehatan yang juga terjerat kasus korupsi. Sedangkan Jessica terjerat kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin.
Ika mengatakan TPS khusus warga binaan ini tercatat 157 orang yang terdaftar.
"Dari 157 orang itu, 13 orang warga binaan sudah bebas. Dengan demikian ada 144 warga binaan yang hari ini dipastikan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Jakarta 2017," kata dia.
Ika menambahkan pada Desember 2016 sebenarnya mengajukan 547 nama warga binaan yang memiliki KTP Jakarta, namun tak semua terverifikasi.
"Dari jumlah itu, pihak lapas hanya dapat menunjukkan NIK dari 157 warga binaan. Dengan demikian, hanya ada 157 warga binaan yang terdaftar dalam DPT di TPS 95," kata dia.
Berita Terkait
-
Sinopsis dan 6 Fakta Film Jembatan Shiratal Mustaqim, Terancam Diboikot?
-
Angelina Sondakh Bacakan Ayat Al-Quran, Ajak Bertaubat Usai Menonton Film Jembatan Shiratal Mustaqim
-
Angelina Sondakh Sentil Film Jembatan Shiratal Mustaqim: Cara Korupsinya Cuma Dibocorin Satu!
-
Angelina Sondakh Peringatkan Koruptor: Hakim Akhirat Lebih Ngeri dari Hakim Dunia!
-
Berstatus Mantan Koruptor, Angelina Sondakh Tersindir Nonton Trailer Jembatan Shiratal Mustaqim
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas