Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menyatakan serius memberantas penyebaran berita bohong alias hoax, yang kian marak terutama di media-media sosial.
Keseriusan itu salah satunya ditunjukkan dengan pembentukan Biro Multimedia Divisi Hubungan Masyarakat Polri.
Sebagai pemimpinnya, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengukuhkan Brigadir Jenderal Yan Fitri Halimansyah sebagai kepala biro tersebut, di gedung Divisi humas mabes polri, Jalan Trunujoyo, Jakarta Selatan, Rabu (22/2/2017).
”Pengguna media sosial di Indonesia kekinian mencapai 100 juta orang. Biro ini dibentuk sebagai respons atas fenomena tersebut. Biro ini nantinya terutama bertugas menyaring informasi yang tidak tepat,” terang Boy Rafli Amar, dalam acara tersebut.
Selain itu, kata dia, biro tersebut juga bertugas sebagai penghubung komunikasi antara Polri dengan publik.
Harapannya, sambung Boy, persentase pengguna media sosial yang menyebar berita hoax sehingga berakibat perkara pidana bisa ditekan turun.
"Karenanya, biro ini juga bertugas melakukan klarifikasi kepada pengguna media sosial dan masyarakat terkait informasi yang ternyata menyesatkan,” tandasnya.
Baca Juga: Polisi Sita 40 Sertifikat Tanah Bos Pandawa Group
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya