Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan obsesinya jika tidak terpilih menjadi gubernur lagi untuk periode 2017-2022.
"Saya punya obsesi kalau, orang Jakarta hentikan kontrak saya, minimal ketika saya ke luar dari Balai Kota Oktober 2017, orang Jakarta sudah bisa melihat barang apa yang sudah saya buat, tinggal diresmikan. Jadi, orang akan melihat, ini masa Ahok, ini Ahok, gitu lho," kata Ahok di acara Mata Najwa, semalam.
Ahok kemudian memaparkan sejumlah mega proyek yang telah dikerjakan pemerintahannya bersama Djarot Saiful Hidayat.
"Contohnya Semanggi, yang sekarang punya simpang susun, itu Ahok. Agustus sudah diresmikan. Lalu orang akan lihat Kali Besar Barat, itu sungainya bersih. Itu akan diresmikan tahun ini. Kalijodo, orang pasti tahu, ini Ahok," kata Ahok.
Ahok menambahkan pemerintahannya berhasil mengembangkan jalan layang di dalam kota, kemudian membangun ratusan ruang publik terbuka ramah anak di berbagai penjuru.
"Saya kira itu suatu penghargaan yang baik," kata Ahok.
Dengan nada berkelakar, Ahok mengatakan setidaknya setelah tak jadi gubernur lagi, fotonya dipajang di Balai Kota.
"Toh foto saya dipajang di Balai Kota, juga toh," katanya.
Pilkada putaran kedua akan diselenggarakan pada 19 April 2017.
Pasangan yang lolos ke putaran kedua yaitu Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Menurut hasil penghitungan suara pilkada putaran pertama yang dilakukan KPUD Jakarta, pasangan Ahok-Djarot unggul dengan 2.357.637 suara atau 42,96 persen. Pasangan Anies - Sandiaga di urutan kedua dengan 2.193.636 suara atau 39,97 persen. Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni hanya meraih 936.609 suara atau 17,07 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto