Usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami' Al Ikhsan, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara,Ccalon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan menceritakan soal kemiskinan di Jakarta kepada jamaah.
"Rasanya miris di pusat perekonomian Indonesia, di situ pusat kemiskinan ekstrem Indonesia. Itu ada di Jakarta," kata Anies di Masjid Jami' Al Ikhsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (24/2/2017).
Menurut dia, realitas kemiskinan yang ada di Jakarta tentu saja bukan sekedar tanggungjawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab semua pihak.
Ia mengakui, sebelum menjadi calon gubernur DKI Jakarta, ia pun tidak tahu bahwa kemiskinan di Jakarta sebegitu parahnya. Sebab, sebelumnya ia hanya fokus bekerja dan menjalani kesibukan pribadinya.
Ia menjelaskan, salah satu yang menjadi indikator kemiskinan di Jakarta, yaitu angka aksesibilitas pendidikannya.
"Ini bukan karena saya backgroundnya pendidikan. Tapi lihat angka, berapa anak yang lulus SMA di Jakarta Utara. Di sana, yang tidak lulus SMA 48 persen. Separuh pak," ujar Anies.
Menurut pasangan Sandiaga Uno itu, di Jakarta Utara, apabila ada 40 anak SD, paling yang tersisa setelah masuk SMA cuma 20 orang. Hal ini dapat dipastikan.
"20 lagi hilang. Itu daftar office boy saja nggak bisa. Ini Jakarta lho. Angkanya sama dengan di Papua," kata Anies.
Baca Juga: Anies Baswedan Berencana Bangun Pusat Kebudayaan Betawi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh
-
PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan
-
Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!
-
Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa