Suara.com - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, menanam pohon ulin di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/3/2017), siang. Presiden Joko Widodo membantu Raja Salman menanam pohon tersebut.
Proses penanaman pohon disaksikan oleh para tokoh. Raja Salman dan Jokowi terlihat sangat akrab.
Usai menanam pohon, Jokowi mengantarkan Raja Salman ke mobil untuk kembali ke Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan.
Setelah mobil Raja Salman berjalan, Jokowi kembali ke tempat penanaman pohon tadi.
Di sana, Jokowi menyiraminya. Sambil menyiram, Jokowi berujar kepada awak media.
"Tahu nggak kenapa saya pilih pohon ini? Ini kayu paling kuat, ini kayu ulin, kayu besi," kata Jokowi.
Kayu ulin yang ditanam Raja Salman merupakan pilihan Jokowi. Jokowi percaya kayu ini melambangkan kekuatan hubungan Indonesia dan Arab Saudi.
"Supaya hubungan kita. Menjadi kuat sekali, sekuat kayu ini," tutur Jokowi.
Saat menyiram pohon kayu ulin tersebut, Jokowi didampingi, antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Juru Bicara Presiden Johan Budi.
Baca Juga: Raja Salman Kesulitan Sendok Tanah, Jokowi Pun Membantu
Kunjungan Raja Salman ke Indonesia pada hari pertama, kemarin, telah menghasilkan sebelas kesepakatan yang dituangkan dalam nota kesepahaman.
Di antaranya, deklarasi bersama antara pemerintah Republik Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi perihal peningkatan pimpinan Sidang Komisi Bersama. Kemudian, kerjasama kebudayaan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan dan Informasi Kerajaan Arab Saudi.
Berita Terkait
-
Refly Harun Soroti Permohonan RJ Rismon di Kasus Ijazah Jokowi: Kehendak Bebas atau Ada Tekanan?
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini, Jokowi Hadir
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Asal Mula Lahirnya 'Tembok Ratapan Solo' di Rumah Jokowi: Keisengan Digital atau Kritik Satir?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM