Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump megatakan bakal menaikkan anggaran belanja pertahanan guna memperkuat Angkatan Laut Negeri Abang Sam itu. Salah satu yang digenjot Trump adalah penambahan armada kapal induk.
"Di masa-masa sulit seperti ini, Angkatan Laut kita adalah yang terkecil sejak Perang Dunia I," kata Trump di depan pelaut di atas kapal induk Gerald R. Ford, Kamis (2/3/2017).
Menurut Trump, AL AS harus memiliki 12 kapal induk. Saat ini, AL AS baru punya 10 kapal induk, di mana yang tertua ada yang sudah berumur 42 tahun.
Kapal induk Gerald R. Ford sendiri, yang dibuat dengan dana 12,9 miliar Dolar AS adalah kapal baru yang akan menjadi kapal induk ke-11 AS. Sedangkan kapal induk lainnya, John F. Kennedy, masih dalam proses pembuatan.
Namun, karena unit kapal induk tertuanya bakal pensiun pada tahun 2025, maka AL AS beharap penggantinya sudah siap pada waktunya.
Pada Januari lalu, Trump menandatangani "perintah eksekutif" untuk meningkatkan kekuatan militer AS, termasuk penambahan pesawat baru, kapal dan sumber daya lain.
Secara garis besar, Trump bakal menambah 54 miliar Dolar untuk target tersebut. Dengan demikian, anggaran belanja militer AS membengkak menjadi 600 miliar Dolar.
Saat ini, masih ada pembatasan belanja pertahanan, yakni pembatasan anggaran hukum yang diimplementasikan di bawah pemerintahan Barack Obama. Trump, pada hari Kamis, menyerukan agar pembatasan itu dicabut. (AFP)
Tag
Berita Terkait
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
-
Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak
-
Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret