Suara.com - Usai mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Jakarta, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud menyempatkan diri berkunjung ke negeri tetangga Brunei Darussalam, pada Sabtu (4/3/2017), sebelum berlibur ke Bali. Dalam kunjungan tersebut, Raja Salman bertemu dengan Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah.
Kunjungan Raja Salman terbilang singkat. Penguasa Arab Saudi itu bertolak dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta menuju Brunei pada Sabtu pagi pukul 09.00 WIB, Raja Salman sudah tiba di Bali sore harinya, sekitar pukul 17.45 WITA. Jika dihitung dengan waktu tempuh Jakarta-Bandar Sri Begawan-Denpasar dan dengan memperhitungkan perbedaan waktu antara kedua negara, maka kunjungan Raja Salman di Brunei tak sampai 3 jam.
Pertemuan kedua pemimpin negara itu membuahkan sejumlah kesepakatan. Seperti dilansir Arabnews, mengutip pernyataan bersama keduanya, Brunei dan Arab Saudi sama-sama menginginkan solusi terbaik bagi masalah Palestina.
Terkait krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah, Raja Salman dan Sultan Hassanal Bolkiah menggarisbawahi pentingnya menemukan solusi politik berdasarkan komunike Jenewa dan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa nomor 2254. Keduanya juga menyepakati pentingnya memberikan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Suriah.
Keduanya juga sama-sama menghendaki terwujudnya keamanan dan stabilitas di Yaman yang sedang dilanda konflik. Selain itu, mereka menegaskan dukungannya kepada otoritas Yaman yang sah, juga membuka akses bantuan kemanusiaan ke seluruh kawasan Yaman.
Upaya menangkal ekstrimisme dan memerangi terorisme juga menjadi salah satu topik yang mereka bahas. Kedua belah pihak pun sepakat memulai kerja sama bilateral dalam bidang ekonomi, investasi, pendidikan, kebudayaan, pemuda, dan olah raga. Kerja sama politik, militer, keamanan, dan agama Islam yang sudah terjalin akan diperkuat.
Dalam kunjungan tersebut, Raja Salman juga menerima penghargaan “Royal Family Order for Brunei’s Throne, penghargaan tertinggi di Brunei.
Tag
Berita Terkait
-
Mengintip Proses Pembuatan Kain Kiswah Ka'bah di Makkah
-
5 Artis Naik Haji Gratis Lewat Jalur Undangan Raja Salman
-
Pemantauan Hilal di Arab Saudi, Raja Salman: Selamat Ramadhan
-
Kemenag Mulai Bagikan Kurma dari Raja Salman, Siapa Saja Boleh Dapat
-
Umroh Gratis dari Raja Salman! 50 WNI Berangkat ke Tanah Suci
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh