Suara.com - Ketua Presidium Relawan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Pardi, mengklaim sebanyak 63 simpul relawan Agus-Sylviana sikap mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di pilkada Jakarta putaran kedua. Kini mereka menamakan diri Relawan Agus-Sylvi for Anies-Sandi.
"Kami dari 63 simpul relawan sudah mendeklarasikan diri mendukung Anies-Sandi, kemarin. Kami melihat adanya kesamaan misi dan visi pasangan Agus-Sylvi dengan Anies-Sandi. Oleh karena itu kami mendukung Anies-Sandi,” kata Pardi di posko Anies-Sandiaga, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2017).
Pardi mengatakan dia dan relawan akan berjuang untuk memenangkan Anies-Sandiaga sebagaimana mereka perjuangan untuk mendukung Agus-Sylviana di putaran pertama.
"Sebanyak 63 simpul relawan ini kami menyebar di seluruh Jakarta. Kami akan mengawal pencoblosan di TPS hingga pengamanan penghitungan suara,” ujar Pardi.
Anies-Sandiaga akan menghadapi pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
Koordinator Presidium Relawan Agus-Sylvi for Anies-Sandi, Sabam Manise Pakpahan, mengatakan relawan Anies-Sandiaga akan langsung bergerak ke tataran basis supaya semua pemilih Agus-Sylviana tidak salah pilih di putaran kedua.
"Relawan kami juga akan diberdayakan di tiap-tiap TPS dan sudah siap untuk mengarahkan suara Agus-Sylvi ke Anies-Sandi. Kami kerja tim merekrut suara Agus Sylvi ke Anis-Sandi,” ujar Sabam.
Sabam mengatakan kesamaan visi dan misi antara Anies dan Agus akan memudahkan relawan untuk meyakinkan pemilih.
"Begitu juga pengelolaan anggaran yang dikembalikan seperti sediakala dengan memberdayakan pengusaha dan juga UMKM," kata Sabam.
“Kami juga bersimpati kepada Anies-Sandi karena tegas menolak reklamasi dan penggusuran rakyat miskin. Tak ada irisan kepentingan rakyat Jakarta di reklamasi itu,” Sabam menambahkan.
Relawan Agus-Sylvi for Anies-Sandi dideklarasikan di Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur, pada Selasa (7/3/2017). Deklarasi dihadiri oleh Anies.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id