- Ledakan pabrik kembang api Huasheng di Liuyang, China, pada 4 Mei 2026 menewaskan 21 orang dan melukai 61 orang.
- Otoritas mengerahkan 500 personel dan robot untuk evakuasi korban serta mengamankan pihak bertanggung jawab atas insiden tersebut.
- Dampak ledakan merusak bangunan permukiman warga di sekitar lokasi dan memaksa evakuasi besar-besaran dalam radius tiga kilometer.
Suara.com - Ledakan hebat di sebuah pabrik kembang api di Provinsi Hunan, China, menewaskan 21 orang dan melukai 61 lainnya, menurut laporan media pemerintah.
Dilansir dari BBC, insiden terjadi di pabrik Huasheng Fireworks di Liuyang pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 16.40 waktu setempat. Ledakan tersebut memicu evakuasi besar-besaran terhadap warga dalam radius 3 kilometer dari lokasi kejadian.
Otoritas setempat mengerahkan hampir 500 personel untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan, serta memberikan penanganan kepada korban luka. Selain itu, robot juga digunakan untuk membantu menemukan korban yang terjebak di dalam bangunan.
Polisi yang tengah menyelidiki penyebab ledakan telah mengambil “langkah pengendalian” terhadap pihak yang bertanggung jawab di perusahaan tersebut.
Dalam proses penanganan, otoritas juga mengungkap adanya dua gudang bubuk mesiu di area pabrik yang berisiko tinggi, sehingga meningkatkan potensi bahaya saat operasi penyelamatan berlangsung.
Tim penyelamat bahkan menerapkan langkah khusus, seperti membasahi area sekitar untuk mencegah terjadinya ledakan susulan selama proses evakuasi.
Dampak ledakan dilaporkan sangat besar. Jendela bangunan permukiman di sekitar lokasi pecah, bahkan rangka aluminium dan pintu logam mengalami kerusakan parah akibat kuatnya tekanan ledakan.
Presiden Xi Jinping meminta upaya maksimal untuk mencari korban yang masih hilang dan menyelamatkan korban luka. Ia juga menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh guna memastikan pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban.
Seorang warga yang tinggal sekitar satu kilometer dari lokasi mengatakan dampak ledakan membuat akses jalan terganggu akibat material yang terlempar ke jalan.
Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap Kesiapan Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan China
“Kaca jendela rumah kami pecah, rangka jendela aluminium berubah bentuk, bahkan pintu baja juga terpelintir,” ujarnya.
Warga lain memilih meninggalkan tempat tinggalnya karena khawatir akan keselamatan.
Kota Liuyang dikenal sebagai pusat industri kembang api terbesar di dunia. Namun, insiden serupa bukan hal baru di China. Pada Februari lalu, ledakan di toko kembang api di Provinsi Hubei juga menewaskan 12 orang.
Berita Terkait
-
Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap Kesiapan Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan China
-
Perang Harga Mobil Listrik China Makin Panas BYD dan Geely Abaikan Teguran Pemerintah
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
4 Drama China yang Bakal Tayang di Bulan Mei, Mana yang Kalian Tunggu?
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno