Suara.com - Partai Golongan Karya sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017. Pada putaran kedua ini, jagoan Golkar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat akan berhadapan dengan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Jakarta Partai Golkar Fayakhun Andriadi mengatakan, akan ada konsolidasi untuk 14ribu kader Golkar se-Jakarta di sebuah tempat di Jalan Talang, Menteng, pada Minggu (12/3/2017), pukul 14.00 WIB. Konsolidasi ini akan membahas sejumlah strategi untuk memenangkan Ahok-Djarot.
"Seperti putaran pertama, akan ada konsolidasi 14 ribu kader Golkar, nanti juga ada pertemuan 700 koordinator dari kelurahan dengan tim Ahok-Djarot," kata Fayakhun di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (10/3/2017).
Selain itu, tambahnya, 91 politisi Golkar di DPR dan 9 politisi Golkar di DPRD DKI Jakarta, juga akan diperintahkan total untuk memenangkan Ahok-Djarot di putaran kedua.
Kata Fayakhun, satu anggota DPR nantinya akan ditugasi memantau dua kecamatan, sedangkan untuk 9 anggota DPRD ditugasi untuk mengawasi di daerah pemilihannya masing-masing. Dengan begitu, Fayakhun optimis Ahok-Djarot bisa menang.
"Jadi dibagi habis wilayah-wilayah ini, ada petanya, sehingga semuanya tahu tahu tanggung jawabnya," tutur dia.
Selain itu, Fayakhun mengatakan strategi lainnya, yaitu melakukan konsolidasi politik dengan partai lain. Dalam hal ini, partai yang sempat mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni pada putaran pertama. Mereka adalah Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Amanat Nasional.
Menurut Fayakhun, partai-partai ini memiliki dukungan yang signifikan pada putaran pertama. Sehingga, kekuatan partai-partai ini dibutuhkan untuk memenangkan Ahok-Djarot pada putaran kedua.
"Sikap resmi memang belum dengar, tapi masih orang perorang," kata dia.
Baca Juga: Golkar Jelaskan Soal Sumarno Ikut Rapat Internal Timses Ahok
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi